Dimanakah Kasih Sayang Itu Berada?

BuletinIslami - Alkisah, pada suatu ketika terjadilah percakapan di dalam tubuh manusia. Maka, saling bertanyalah organ-organ di dalamnya. Sang Ginjal bertanya kepada Lambung: "Wahai lambung dimanakah kasih sayang berada?" Ternyata Lambung menjawab tidak tahu.. Lambung pun bertanya kepada Paru-paru: "Kasih sayang ada di mana?" Paru-paru menjawab aku tak tahu... Lantas, paru-paru pun bertanya kepada Hati (pen- organ Jantung manusia): "Kasih sayang berada dimana?"

Kasih Sayang ada didalam Hati
Image courtesy of Flickr

Kemudian, Hati (Jantung) menjawab dengan merendah:
"Kasih sayang ada disini..!!"

Syahdan... Ginjal, Lambung dan Paru-paru terheran-heran.

"Kenapa kasih sayang ada di Hati??"

Hatipun dengan penuh keyakinan menjawab "Hati dipilih oleh Allah untuk memiliki rasa kasih sayang. Karena kasih sayang hati rela menangis, Karena kasih sayang hati rela dilukai. Dan karena kasih sayang juga hati rela berkorban..."

Diriwayatkan dari Nu�man Ibn Basyir radiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
�Sesungguhnya di dalam diri manusia ada segumpal darah (hati), apabila hati itu baik maka baik pula seluruh diri dan amal perbutan manusia dan apabila hati itu rusak maka rusaklah seluruh diri (amal perbuatan manusia tersebut) Ingatlah, ia adalah hati� (Shahih Bukhari dan Shahih Muslim)

Hati adalah ibarat cermin, setitik embun pun bisa membuatnya kusam, apalagi debu, kotoran dan air bernoda hitam. Hati yang kotor tidak mampu menangkap cahaya kebenaran. Sedangkan hati yang jernih, tak hanya berfungsi untuk mengenali diri sendiri, namun juga membimbing pada ruh-ruh kebaikan.

Hati adalah sumber kedamaian...
Hati adalah nikmat Ilahi yang harus dirawat tak ubahnya bayi dalam buaian...
Hati adalah karunia yang harus kita pupuk menjadi sejumput bibit kemenangan...
Hati adalah anugerah penciptaan...

Gunjingan, hasad, dengki, dendam, kebencian dan permusuhan,
seluruhnya adalah menjadikan kotoran di dalam hati...

"Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu. Dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya� (QS Asy-Syams: 9-10)

Dengan hati yang bersih, niscaya Hidayah akan semakin bertambah...
Dan Allah mencintai mereka yang bertakwa dan berhati bersih yaitu hati yang selamat qalbun salim.

Wallahu a'laam....

Ya Allahu Ya Rabbul'arsyil'azdim..
Karuniakanlah kepada kami hati yang bersih suci lahir dan batin dan berikan kepada kami pasangan yang terbaik yang akan senantiasa menjadi penyejuk mata dan hati kami di dunia dan syurga-Mu nanti..

Aamiin ya Rabbal'alamiin..

Semoga bermanfaat ??

[ES/BuletinIslami]
banner
Previous Post
Next Post

0 komentar: